Cabai Tembus Rp 170 Ribu per Kg, Pedagang Siasati Layanan

Notification

×

Iklan

Iklan

Cabai Tembus Rp 170 Ribu per Kg, Pedagang Siasati Layanan

Rabu, 17 Maret 2021 | 19.59 WIB Last Updated 2021-03-18T13:02:05Z

Penjual sayur Pasar Modern CitraLand Mia Dadang kini menjual lebih sedikit Cabai karena harga yang melonjak tinggi

Surabaya - Di pasar modern Surabaya, harga cabai masih melambung tinggi. Pantauan, Rabu (17/3), harga cabai mencapai 170.000 per kilogram di pasar modern Puncak Permai. Sementara di pasar segar CitraLand, harganya mencapai Rp 150.000. Pedagang memeras otak agar pelanggan tidak kabur saat melihat harga cabai tersebut.


Mia Dadang, pedagang Pasar Segar CitraLand, berharap harga cabai bisa turun secepatnya sehingga bisa terjangkau. Meski sejauh ini memang tidak ada penurunan, namun pembelian kiosnya tidak berkurang sama sekali. Ia terus menjaga hubungan baik dengan pelanggan agar tidak pindah ke toko berikutnya.


“Pengiriman online ke pelanggan reguler itu bagus. Mia mengatakan tidak akan ada yang berkurang. Biasanya dia melayani pelanggan CitraLand, Graha Famili dan Pakuwon Indah.


Karena pandemi Covid-19, pasar Mia jauh lebih sepi sekarang. Namun karena pelanggan menggunakan sistem pengiriman barang ke rumah pelanggan, pembelian pelanggan tetap lancar. Bahkan, ada promosi gratis ongkos kirim dan promosi jarak pendek.


Sekitar dua bulan lalu, di pasar segar CitraLand, harga cabai rawit sekitar Rp 100.000. Pada saat yang sama, harga cabai hijau mulai turun dari sebelumnya 50.000 per kilogram menjadi 40.000 per kilogram. Kemudian, harga cabai merah masih naik, dari 40.000 kilogram bulan lalu menjadi 50.000 per kilogram, lalu menjadi 60.000 per kilogram.


Di pasar Puncak Permai modern, harga cabai kemarin sempat menyentuh 170.000 per kilogram. Sedangkan harga cabai hijau 30.000 rupiah, harga sebelumnya 10.000 rupiah sampai dengan 15.000 rupiah. Harga cabai merah 60.000 per kilogram, dari sebelumnya 50.000 per kilogram menjadi 55.000 per kilogram.


Faturrahman, pengusaha pasar modern di Puncak Permai, mengatakan pihaknya terakhir kali mendapatkan pasokan cabai dari operasi pasar dua bulan lalu. Kalaupun mendapat pasokan cabai dari operasi pasar, ia menduga harga akan turun.


Pertama, kondisi cuaca pada musim hujan kemungkinan tidak akan menghasilkan cabai yang berkualitas tinggi. Di sisi lain, meski harganya mahal, konsumen di pasar pasti lebih menyukai cabai.

×
Berita Terbaru Update