Untuk Naikkan Retribusi, Dewan Desak Digitalisasi Reklame

Notification

×

Iklan

Iklan

Untuk Naikkan Retribusi, Dewan Desak Digitalisasi Reklame

Minggu, 07 Maret 2021 | 22.04 WIB Last Updated 2021-03-08T14:36:35Z

Foto : Ilustrasi

Surabaya - DPRD Kota Surabaya mendesak pemerintah kota Surabaya agar secepatnya mengganti papan reklame dari konvensional menjadi videotron. Tentunya, pemerintah kota Surabaya juga harus merevisi peraturan daerah (Perda) No. 5 tahun 2019 yang mengatur tentang penyelenggaraan papan reklame di kota Surabaya.


Komisi A DPRD kota Surabaya menawarkan pembahasan tentang raperda tersebut, dengan pertimbangan kota Surabaya merupakan kota yang dikenal dengan sebutan smart city. Sehingga digitalisasi papan reklame juga dibutuhkan.


Arif Fathoni dari Komisi A DPRD kota Surabaya, mengungkapkan, satu-satunya cara untuk mewujudkan kebijakan tersebut harus merevisi peraturan daerah (Perda) No. 5 tahun 2019 tentang penyenggaraan papan reklame. Tujuannya jelas, agar penataan kota lebih indah serta mampu menaikkan pendapatan, mengingat 1 videotron mampu menampilkan beberapa iklan.


Menurut Arif fathoni, kebijakan tersebut harus dipaksa penerapannya. Apabila para pengusaha periklanan reklame masih di berikan alternatif, contohnya billboard, baleho maupun neon box, maka hingga kapanpun mereka tidak akan beralih ke videotron. "Ya, pemodalannya memang tidak sedikit, akan tetapi mereka para pengusaha periklanan selama ini telah banyak mendapatkan banyak laba, jadi harus dipaksa," terangnya.


Sebagai kota yang dikenal smart city, digitalisasi sangatlah penting, baik untuk keperluan insfrastruktur maupun pelayanan publik. "Kami mendorong pemerintah kota agar Smart City bukan hanya moto saja, akan tetapi harus ada upaya bagaimana caranya agar bisa menuju kesana," tegasnya.


Sementara itu, wakil ketua bidang industri media luar ruang P3I Jawa Timur Bidot Suharyadi mengungkapkan, pihaknya sangat mendukung perubahan papan reklame dari konvensional menjadi videotron demi terciptanya keindahan kota.


"Kita sangat mendukung, akan tetapi dari semua itu kan membutuhkan pendanaan yang tidak sedikit, apalagi disaat seperti sekarang, pandemi covid-19 ini berdampak pada setiap orang, termasuk pengusaha periklanan, jadi kami berharap diberikan tenggak waktu untuk peralihan tersebut," tegasnya.

×
Berita Terbaru Update