![]() |
| Foto: Ardian Fanani (detiknews) |
Program Warung naik kelas (Wenak) meliputi perbaikan toko/warung kecil sekaligus memberikan bantuan peralatan usaha yang sesuai dengan kebutuhan warung tersebut. Sebagai contoh, etalase, blender, peralatan makan, dispenser, meja maupun kursi serta yang lainnya.
Legiyem, warga desa Kalipait, kecamatan Tegaldimo adalah salah satu yang menerima bantuan tersebut. Perempuan yang sehari-hari berjualan rujak serta minuman ringan tersebut menerima bantuan dispenser yang dapat digunakan untuk air panas maupun dingin, etalase, meja kursi serta peralatan yang lainnya.
"Puji Syukur Alhamdulillah, ini adalah mimpi saya dari awal untuk dapat memiliki peralatan untuk keperluan jualan saya.," ujar Legiyem saat di datangi ipuk.
Selama jualan rujak, Legiyem memanfaatkan rumahnya sebagi warung dengan peralatan ala kadarnya. Sebelumnya alat yang digunakan untuk makan dan minum terbuat dari bahan plastik. Cara penataanya juga seadanya.
Wanita paruh baya tersebut mungungkapkan, awal mulanya ia sangat ingin memperbaiki kondisi warungnya. Dikarenakan hasil dari berjualan tersebut tak mencukupi, dan hanya dapat digunakan untuk kebutuhan sehari-hari.
"Mudah-mudahan dengan bantuan ini warungnya jadi lebih ramai. Semangat ya bu, saya do'akan jadi semakin laris. Bismillah," ujar Ipuk kepada Legiyem.
Selain Legiyem, warga desa Kalipait lainnya yang juga mendapatkan bantuan program Wenak adalah Lilik Sri Handayani. Lilik sang pemilik warung kopi sebelumnya berjualan diteras rumahnya. Dengan adanya program ini, Lilik mendapatkan bentuan blender, peralatan masak, etalase, kompor gas serta peralatan yang lainnya.
Tidak hanya itu, Lilik juga mendapatkan bantuan dalam pengurusan surat izin usaha mikro. "Tadi, saya pun dibantu dalam proses pengurusan surat izin usaha di kantor desa. Prosesnya pun mudah, tidak sampai 15 menit surat pun selesai," terangnya.
Ipuk mengungkapkan, dalam 100 hari kerjanya program Wenak ini dapat mencakup 300 warung. "Harapannya, melalui program Wenak ini, pelaku usaha mikro tetap berdaya disaat pandemi seperti sekarang ini," pungkas Ipuk.
